POLDA NTT & POLRES ENDE SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA DI NANGAPANDA

POLDA NTT & POLRES ENDE SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA DI NANGAPANDA
Kapolres Ende & Kabidkum Polda NTT berikan bantuan kepada korban gempa bumi di kecamatan Nangapanda
POLDA NTT & POLRES ENDE SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA DI NANGAPANDA


​TribrataNewsEnde.Com - Respons cepat dan kepedulian terus ditunjukan ole jajaran kepolisian Polres Ende dan Polda NTT bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores yang terjadi pada 15 Agustus lalu. Pada Jumat (21/8), Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) bersama Polres Ende turun langsung menyerahkan bantuan sosial (bansos) secara menyeluruh kepada warga di Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende.

​Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kabidkum Polda NTT, KBP Dr.(c). Pambudi, S.I.K., M.H. bersama Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla. Kegiatan ini menyasar puluhan kepala keluarga penerima manfaat di dua wilayah paling terdampak, yakni Desa Ndetuzea dan Desa Ondorea Barat.

​PenyerahanLogistik disalurkan secara transparan dan merata di kedua desa untuk memastikan kebutuhan mendasar warga segera terpenuhi:

​Paket Utama Polda NTT dan Polres Ende dengan Total 100 paket bingkisan bansos dan 50 dos air mineral diserahkan secara merata kepada 100 penerima manfaat di Desa Ndetuzea dan Desa Ondorea Barat. Santuan tambahan dari Kapolda NTB & Ibu Vivi Disalurkan perlengkapan darurat berupa 8 lembar terpal, 30 lembar selimut hangat, serta 30 dos air mineral untuk memperkuat ketahanan warga di pengungsian atau hunian sementara.

Kapolres Ende Ende AKBP Yudhi Franata saat menyerahkan bantuan beri himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi pascagempa. Beliau meminta masyarakat tidak terburu-buru mempercayai maupun menerima informasi mengenai gempa yang belum jelas sumbernya karena dapat berdampak terhadap kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak.

"Warga agar tetap waspada. Apabila terjadi gempa susulan, masyarakat diminta segera keluar dari rumah dan mencari tempat yang aman serta terbuka. Kita tetap tenang dan jangan panik. Jangan terlalu cepat menerima informasi terkait gempa karena bisa berdampak pada psikologis, terutama anak-anak,” pesan Kapolres.

Beliau juga menegaskan, jajaran kepolisian akan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah situasi bencana, sembari menunggu dukungan dan bantuan dari pemerintah. Yang bisa kita lakukan, kita akan terus lakukan semampu kita. tegasnya.

Sementara itu tokoh muda Desa Ondorea Barat, Wikbertus Sena, yang akrab disapa Cedo. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Ende bersama jajaran kepolisian Polda NTT yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di desanya.

"Terima kasih kepada Kapolres Ende yang begitu cepat merespons keluhan masyarakat. Saya tahu masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan saya juga tahu bagaimana pihak kepolisian bekerja di tengah situasi gempa seperti ini. Respons cepat Polres Ende tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa, khususnya warga di wilayah yang berada jauh dari pusat kota dan membutuhkan perhatian serta bantuan segera. Ucapnya.

Dalam menyalurkan logistik, Kabidkum Polda NTT KBP Dr.(c). Pambudi dan Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata menyempatkan diri menyusuri permukiman warga untuk meninjau langsung dampak kerusakan. Rombongan menyambangi kediaman Raimundus Kore di Desa Ondorea Barat, yang bangunan dapurnya mengalami kerusakan berat pada struktur dinding akibat guncangan gempa.

​Seluruh rangkaian penyerahan bantuan yang berlangsung sejak pukul 14.00 Wita tersebut diakhiri pada pukul 15.10 Wita dengan situasi yang tetap aman, tertib dan kondusif.