Kapolda NTT Tinjau Penanganan Gempa di Ende dan Tegaskan Keselamatan Serta Keamanan Warga Jadi Prioritas
TribrataNewsEnde.Com - Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K.,M.Si bersama jajaran unsur Forkopimda Nusa Tenggara Timur mendampingi kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka meninjau langsung lokasi terdampak bencana gempa bumi di wilayah Kecamatan Ndona Kabupaten Ende Minggu (16/08/2026) Sore..
Sebelum bertolak ke Ende, Kapolda NTT beserta rombongan telah terlebih dahulu melakukan peninjauan kondisi lapangan di Kabupaten Sikka. Setelah tiba di Ende. Rombongan langsung meluncur menuju Kecamatan Ndona untuk menyisir sejumlah titik kerusakan akibat guncangan gempa, diantaranya Paroki Ndona dan Masjid Baiturahman, Rombongan meninjau secara cermat tingkat kerusakan fisik pada dua bangunan tempat ibadah tersebut guna memetakan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum.
Langkah peninjauan langsung ini dilakukan untuk memastikan penanganan tanggap darurat pascabencana berjalan efektif dan kebutuhan dasar warga dapat segera terpenuhi. Setelah peninjauan rumah Ibadah tersebut rombongan menuju ke Kelurahan Lokoboko melihat penampungan pengungsian mandiri warga. Di lokasi ini, rombongan menyapa para warga terpapar bencana sekaligus menyerahkan paket bansos secara simbolis kepada 12 Kepala Keluarga (KK) yang mencakup 56 jiwa.
Saat di wawancara oleh media di lokasi, Kapolda NTT menegaskan bahwa seluruh personel gabungan kini difokuskan penuh pada upaya pertolongan dan pemulihan bagi masyarakat yang menjadi korban bencana.
"Kami bersama-sama Forkopimda mendampingi Bapak Menteri PUPR meninjau langsung ke lokasi. Kemarin kami sudah meninjau Sikka dan hari ini dijadwalkan meninjau Ende. Kami sudah berpesan kepada Pak Kapolres untuk fokus menolong masyarakat yang menjadi korban. Tahapan sekarang adalah fokus menolong," ujar Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si
Kapolda NTT menambahkan bahwa penyaluran bantuan logistik darurat, seperti bahan makanan, minuman dan pakaian, hingga kebutuhan pokok harian lainnya, terus didistribusikan secara intensif kepada para pengungsi. Selain menyalurkan bantuan sosial, Kapolda NTT juga telah memerintahkan jajaran Polres Ende dan Polsek setempat untuk mengintensifkan patroli keamanan di pemukiman warga. Hal ini dilakukan guna menjaga rumah-rumah kediaman masyarakat yang ditinggal mengungsi akibat bangunan belum layak huni.
"Saya sudah perintahkan para Kapolres dan Kapolsek untuk melakukan patroli pengamanan terhadap rumah-rumah yang ditinggal masyarakat mengungsi. Meskipun belum layak ditempati kembali, keamanannya harus tetap kita jaga agar sampai kondisi dinyatakan aman dan mereka kembali, tidak ada aset milik warga yang hilang," tegasnya.
Kepolisian beserta seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus mengawal proses tanggap darurat hingga situasi di wilayah terdampak bencana kembali aman dan kondusif.
User

