Polri Untuk Masyarakat: Kapolres Ende Polda NTT Peduli Pendidikan Turun Langsung Bagikan Tas dan Alat Tulis Sekolah
TribrataNewsEnde.Com - Senyum bahagia terpancar dari wajah puluhan siswa di SDI Ende 12 dan SDK Mbomba pada Kamis (05/02/2026). Pukul 11.00 Wita, Kehadiran Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, bersama jajaran serta Bhayangkari bukan untuk urusan kamtibmas biasa melainkan untuk membawa harapan baru bagi masa depan generasi bangsa.
Slogan Polri Untuk Masyarakat dalam aksi Bhakti Sosial berupa pemberian alat kelengkapan sekolah Kapolres Ende turun langsung menyalurkan bantuan berupa tas sekolah dan alat tulis lengkap kepada 100 siswa-siswi yang kurang mampu. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan khususnya bagi anak-anak di wilayah sekolah tertinggal.
Saat mengunjungi SDI Ende 12 di Kelurahan Kotaratu, Kapolres Ende di dampingi Ketua Bhayangkari menyempatkan diri berdialog langsung dengan para guru dan siswa di ruang IT. Dengan gaya yang humanis, AKBP Yudhi memberikan suntikan semangat agar para siswa tidak berkecil hati dengan keterbatasan yang ada.
Disela sela kegiatan saat di wawancara oleh tim Humas, Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla mengungkapkan bahwa aksi ini didasari oleh laporan mengenai kondisi beberapa siswa yang tetap semangat bersekolah meski hidup dalam keterbatasan, dari itu kami bersama anggota dan Bhayangkari turun memberikan tas, alat tulis dan kelengkapan sekolah lainya, Keterbatasan materi jangan pernah menjadi hambatan untuk meraih sukses. Kalian adalah generasi penerus dan harapan bangsa. Tetap semangat belajar". Ujar AKBP Yudha Franata.
Selain memberikan tas dan alat tulis, Kapolres Ende juga memberikan suntikan semangat (motivasi) yang mendalam bagi siswa kelas 3 hingga kelas 6. Beliau menekankan bahwa perjalanan mereka masih panjang dan keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang impian.
"Kami memberikan motivasi agar mereka tetap semangat, karena menuntut ilmu itu wajib sampai ke liang lahad. Jangan sampai ada kejadian seperti di daerah lain, di mana anak sekolah putus asa karena kekurangan perlengkapan," ujar Kapolres Ende dengan tegas.
Langkah proaktif ini juga bertujuan untuk menjaga mental anak-anak agar tidak merasa rendah diri atau depresi akibat kondisi ekonomi keluarga. Dengan dukungan ini, diharapkan para siswa dapat fokus belajar dan meraih cita-cita tanpa rasa cemas akan kekurangan alat tulis.
Tak berhenti di situ, rombongan kemudian bergerak menuju Desa Gheoghoma untuk mendatangi SDK Mbomba. Meski harus menempuh perjalanan, semangat Polri untuk mendukung pendidikan tidak surut. Di sana, 50 siswa lainnya telah menanti dan menerima bantuan serupa. Kapolres menekankan bahwa bantuan ini adalah bentuk ketulusan Polres Ende dalam mendukung sarana belajar anak-anak di Kabupaten Ende agar mereka lebih giat menggapai cita-cita.
Sementara itu Kepala Sekolah SDI Ende 12 Ibu Nurdiana, S.Pd.SD., Dalam sapaan hangatnya saat di wawancara mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kapolres Ende dan Ketua Bhayangkari atas bantuan yang diberikan.
Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar materi melainkan suntikan motivasi bagi para siswa yang selama ini berjuang di tengah keterbatasan ekonomi orang tua.
"Saya sebagai Kepala Sekolah mengucapkan limpah terima kasih Pak, atas bantuan dari Bapak Kapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari. Ini sangat membantu siswa saya yang benar-benar tidak mampu," ujar Ibu Nurdiana
Kondisi latar belakang ekonomi orang tua siswa yang mayoritas berada di bawah garis kecukupan menjadi beban pikiran tersendiri bagi pihak sekolah. Kehadiran Polres Ende membawa angin segar dan tawa bagi anak-anak tersebut.
"Jujur Pak, rasa gembira itu muncul dengan sendirinya bercampur sedih juga. Saya melihat sendiri bagaimana keadaan anak-anak kami. Dengan adanya bantuan ini, kami di sekolah merasa lebih termotivasi untuk terus mendidik mereka," tambahnya lagi.
Ibu Nurdiana juga berharap agar jalinan kasih dan silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini. Ia berharap Polri terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi dunia pendidikan di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian ekstra.
"Harapan saya, jika ada waktu dan kesempatan ke depan, kami sangat berharap Bapak dan Ibu bisa mengunjungi kami lagi," pungkasnya menutup percakapan yang penuh kekeluargaan tersebut.
Aksi ini membuktikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelindung, tetapi juga sebagai orang tua asuh yang peduli akan masa depan anak bangsa.
User

