Perkuat Toleransi, Polres Ende Polda NTT Gelar Doa Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80
TribrataNewsEnde.Com - Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli tahun 2026, Kepolisian Resor Ende Polda NTT menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Ruang PPKO Polres Ende, Jalan Pahlawan Kelurahan Potulando, pada Jumat (26/6/2026) Siang.
Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergitas dan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan serta keamanan di bumi Pancasila, Kabupaten Ende.
Acara yang dimulai pukul 10.20 Wita ini dihadiri langsung oleh Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, bersama Dandim 1602 Ende, Letkol Inf Nugroho Susanto S.I.P. Kehadiran dua pucuk pimpinan TNI-Polri di Ende ini menegaskan soliditas yang kokoh di lini pertahanan dan keamanan.
Tak hanya itu, ruang PPKO juga dipenuhi oleh kehangatan toleransi dengan hadirnya para Tokoh Agama (Toga) dari berbagai keyakinan, jajaran Perwira Staf Polres Ende yang dipimpin Waka Polres Kompol Ahmad, Pasi Pers Kodim 1602/Ende Kapten Inf Suryanto Rae, Danki Brimob Pelopor B Ende, Ibu-ibu Pengurus Bhayangkari serta Lurah Ende Tengah.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla dalam sambutanya mengatakan bahwa kondusifnya keamanan di Kabupaten Ende tidak lepas dari campur tangan Tuhan dan dukungan penuh masyarakat. Angka 80 bukan sekedar hitungan usia yang matang, melainkan simbol dari sebuah perjalanan panjang yang penuh dedikasi dan komitmen dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat serta menegakan hukum.Ucapnya
"Polri menyadari sepenuhnya bahwa dalam menjalankan tugas, kami tidak dapat berjalan sendiri. Segala pencapaian dan situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Ende adalah berkat restu Tuhan dan dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh lintas agama," ujarnya.
Tak hanya menjadi ajang syukur, momen ini juga menjadi ruang bagi instansi kepolisian untuk berbenah diri. Dengan kerendahan hati, Polres Ende menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika selama ini pelayanan yang diberikan masih memiliki kekurangan dan belum sepenuhnya memenuhi harapan warga Ende. Tambah Kapolres Ende dalam sambutanya.
Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan doa bersama yang dipimpin oleh para tokoh agama secara bergantian. Dalam untaian doa tersebut, terselip harapan besar agar personel Polri khususnya di Polres Ende, selalu diberikan kekuatan, keselamatan dan kebijaksanaan dalam melayani masyarakat.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan sekadar perayaan hari jadi, melainkan ruang refleksi untuk memperkuat rasa syukur di tengah dinamika sosial zaman sekarang yang semakin kompleks, persatuan antarumat beragama dinilai sebagai modal utama yang paling berharga. Melalui doa bersama ini, seluruh tokoh agama diajak untuk mengetuk pintu langit memanjatkan Doa demi keselamatan bangsa.
Besar harapan agar sinergitas antara Polres Ende, Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat terus dirawat dengan baik. Kabupaten Ende didorong untuk terus menjadi contoh nyata dari toleransi yang hidup sebuah tempat di mana perbedaan tidak dipandang sebagai pemisah, melainkan dirayakan sebagai anugerah indah dari Tuhan.
Mengakhiri momentum penuh haru tersebut, ucapan terima kasih yang mendalam disampaikan kepada seluruh tamu undangan dan pemuka agama yang hadir memimpin doa.
Kapolres Ende menambahkan kegiatan ini adalah momentum penting untuk memanjatkan rasa syukur, sekaligus memperkuat semangat persatuan, toleransi dan kebersamaan. Kamtibmas yang kondusif hanya bisa terwujud jika seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri dan para tokoh agama saling bergandengan tangan.
Tepat pukul 11.00 Wita, seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama yang menampilkan senyum kebersamaan seluruh lintas sektor. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian, mencerminkan indahnya keberagaman di Kabupaten Ende.
User

