Polisi Sahabat Anak: Sat Lantas Polres Ende Beri Edukasi Siswa Siswi Tk Shandy Putra

Polisi Sahabat Anak: Sat Lantas Polres Ende Beri Edukasi Siswa Siswi Tk Shandy Putra

TribrataNewsEnde.Com - Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Ende mendadak ramai dengan gelak tawa dan keceriaan anak-anak, Rabu (11/03/2026) Pukul 08.00 Wita, Puluhan siswa-siswi dari TK Sandhy Putra Ende hadir dalam program "Polisi Sahabat Anak" (Polsanak), sebuah inisiatif humanis untuk mendekatkan sosok Polri kepada generasi tunas bangsa.

​Kegiatan Polisi Sahabat anak ini dipimpin langsung oleh Kaur Bin Ops Sat Lantas Ipda Efram Y. Mosa Rago, atas arahan Kasat Lantas Polres Ende Iptu I Gede Wisna, S.H.
​Tidak seperti suasana kantor polisi yang kaku, para personel Unit Kamsel dan Sat Samapta menyambut anak-anak dengan pendekatan yang hangat. Anak anak ini diperkenalkan pada berbagai atribut kepolisian, mulai dari fungsi rambu-rambu lalu lintas hingga kendaraan operasional yang biasa digunakan petugas di lapangan.  

​Tak hanya Polantas, anak-anak juga diperkenalkan dengan unit Samapta untuk memahami tugas-tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum.

​​Puncak keseruan terjadi saat anak-anak diajak menaiki kendaraan Bus dinas untuk berpatroli keliling Kota Ende. Sepanjang perjalanan petugas memberikan edukasi real-time mengenai arus lalu lintas dan pentingnya menyeberang di zebra cross.

​"Tujuan utama kami adalah menanamkan nilai-nilai ke-Bhayangkaraan dan kedisiplinan sejak dini. Kami ingin anak-anak melihat polisi sebagai sahabat, bukan sosok yang menakutkan sesuai dengan Visi misi bapak Kapolda NTT melalui program Polisi Sahabat Anak yaitu berfokus membangun kepercayaan, menanamkan disiplin sejak dini, dan menjalin kedekatan humanis antara Polri dengan anak-anak. Program ini kami ingin menciptakan lingkungan aman, mengenalkan tugas kepolisian, dan membentuk generasi muda yang disiplin serta peduli lingkungan. ujar Iptu I Gede Wisna, S.H

​Program ini merupakan bagian dari visi Kapolda NTT dalam membentuk karakter anak yang peduli sosial dan taat hukum. Dengan menghapus stigma negatif sejak usia sekolah, diharapkan saat dewasa nanti mereka menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Tambah Iptu I Gede Wisna.

​Kegiatan yang berlangsung selama 90 menit tersebut berjalan dengan aman dan lancar, ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh keakraban antara.petugas, guru dan orang tua murid.