Cegah Balap Lari Liar di Bulan Ramadhan, Bhabinkamtibmas Rukun Lima Rangkul Tokoh Agama

Cegah Balap Lari Liar di Bulan Ramadhan, Bhabinkamtibmas Rukun Lima Rangkul Tokoh Agama

TribrataNewsEnde.Com - Kesucian bulan Ramadan di Kelurahan Rukun Lima
Kecamatan Ende Selatan menjadi perhatian serius aparat Kepolisian (Bhabinkamtibmas). Guna mengantisipasi fenomena lomba lari liar yang kerap meresahkan warga, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rukun Lima Aipda Zaiid Ebbas melakukan aksi jemput bola dengan menemui para tokoh masyarakat dan tokoh agama di Masjid Daarul Djamaal, Kamis (5/3/2026).

​Kegiatan sambang ini dilakukan tepat pada pukul 13.00 Wita, di sela-sela aktivitas warga di Lingkungan Ambuzima. Fokus utama pertemuan ini adalah mencari solusi atas maraknya aksi balap lari liar yang menggunakan fasilitas jalan raya pada malam hari.

​Bhabinkamtibmas Aipda Zaiid Ebbas mengungkapkan bahwa fenomena lari liar bukan hanya persoalan hobi olahraga.

​"Kegiatan ini dilakukan tanpa izin dan menggunakan badan jalan sehingga sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan pemuda itu sendiri. Lebih miris lagi, seringkali ada praktik taruhan uang yang mencederai kesucian bulan Ramadan," ujar Aipda Zaiid di hadapan para tokoh.

​Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut Bhabinkamtibmas mengajak para tokoh untuk mengedepankan pendekatan persuasif. Para pemuda diharapkan tidak hanya dilarang, tetapi juga diarahkan kepada kegiatan yang lebih bernilai ibadah dan positif selama bulan puasa.

Respon positif datang dari para tokoh agama di Masjid Daarul Djamaal. Mereka berkomitmen untuk membantu pihak kepolisian memberikan teguran dan edukasi kepada generasi muda agar tidak terjebak dalam euforia yang merugikan ketertiban umum.

​Bhabinkamtibmas Rukun Lima Aipda Zaiid Abas melalui laporannya menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan tokoh masyarakat adalah kunci utama menjaga situasi wilayah tetap kondusif. Dengan adanya dukungan dari para sesepuh lingkungan ini diharapkan aksi balap lari liar di wilayah Ende Selatan khususnya Kelurahan Rukun Lima dapat ditekan seminimal mungkin.