Personel Polres Ende Polda NTT Kawal Khidmatnya Doa Kebangsaan dan Tausiah Malam Peringatan Hari Lahir Pancasila

Personel Polres Ende Polda NTT Kawal Khidmatnya Doa Kebangsaan dan Tausiah Malam Peringatan Hari Lahir Pancasila

TribrataNewsEnde.Com - Mengawali peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, suasana khidmat menyelimuti Masjid Ar-Rabitha Kelurahan Kota Ratu Kecamatan Ende Utara. Ratusan jemaah bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Ende berkumpul dalam acara "Doa Kebangsaan dan Tausiah" pada Minggu malam (31/5/2026).

​Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata sinergitas antara ulama, Pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga nilai-nilai luhur ideologi negara di bumi rahimnya Pancasila.

​Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, S.H, M.H, beserta Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla dan Dandim 1602 Ende ini diisi dengan pesan-pesan kesejukan.

​Ketua MUI Kabupaten Ende H. Aladin Yunus, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pancasila adalah "payung teduh" bagi keberagaman suku dan agama di Ende.

​"Kita harus terus memelihara persaudaraan sesama umat (Ukhuwah Islamiyah), persaudaraan sebangsa (Ukhuwah Wathaniyah), dan persaudaraan kemanusiaan (Ukhuwah Bashariyah)," tegas beliau di hadapan para tokoh agama dan masyarakat.

Suasana semakin syahdu saat lantunan ayat suci Al-Qur'an berkumandang, disusul dengan doa kebangsaan yang dipimpin oleh Ketua Takmir Masjid, Bpk. Mohammad Hasbi. Tidak hanya itu, penampilan Qosidah dari ibu-ibu Masjid Ar-Rabitha menambah warna religius dalam bingkai budaya yang kental.
​Puncak acara ditandai dengan sesi dialog terbuka antara masyarakat dengan Bupati Ende, menunjukkan bahwa semangat Pancasila adalah tentang mendengar dan duduk bersama mencari solusi bagi kemajuan daerah.

​Guna memastikan jalannya ibadah dan dialog berlangsung tanpa gangguan, Polres Ende mengerahkan personel pengamanan gabungan, baik terbuka maupun tertutup.

​Dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Ende AKP Pua Hamid, personel kepolisian bersiaga di titik-titik strategis sekitar Masjid Ar-Rabitha. Pola pengamanan dilakukan secara humanis, memastikan jemaah dapat beribadah dengan tenang hingga acara ramah tamah usai.

​Tepat pukul 22.00 Wita, rangkaian acara yang ditutup dengan sesi dialog interaktif bersama Bupati Ende tersebut berakhir dengan lancar.

​"Situasi terpantau aman terkendali. Kami mengapresiasi masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Ini adalah modal sosial yang besar bagi Ende untuk terus menjadi contoh toleransi di Indonesia," ujar AKP Pua Hamid dilokasi pengamanan.

​Dengan semangat doa kebangsaan ini, Kabupaten Ende siap menyambut Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dengan penuh rasa persaudaraan.