Wujudkan NTT Lumbung Jagung Nasional, Polsek Wolowaru Kawal Panen Raya 110 Ton Jagung di Lereng Kelimutu
TribrataNewsEnde.Com - Semangat kemandirian pangan memuncak di Desa Nuamuri Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende. Di bawah kaki gunung yang tersohor dengan danau tiga warnanya, kelompok tani binaan Polri berhasil membuktikan bahwa tanah Flores adalah zamrud hijau yang produktif.
Pada Rabu pagi (18/03/2026), jajaran Polsek Wolowaru bersama Pemerintah Kecamatan Kelimutu menggelar Panen Perdana Jagung di lahan Calon Petani Calon Lahan (CPCL) milik Kelompok Tani Ngaki Ngowa. Kegiatan ini merupakan buah dari Program Inovasi bapak Kapolda NTT bertajuk "Gerakan NTT Lumbung Jagung Nasional".
Keberhasilan ini tidak datang dalam semalam. Selama 140 hari sejak masa tanam perdana pada 28 Oktober 2025, para petani bersama Bhabinkamtibmas Polsek Wolowaru bahu-membahu merawat lahan seluas 6 hektar tersebut.
Menggunakan varietas unggul Bima 20 Uri, hasil panen kali ini terbilang fantastis. Berdasarkan perhitungan rumus ubinan, total produksi jagung mencapai 110,4 Ton. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat kepolisian, penyuluh pertanian (PPL) dan masyarakat mampu menciptakan ketahanan pangan yang tangguh.
Kapolsek Wolowaru Ipda Ubaldus Maku, S.Sos dalam keterangan terpisahnya melalui Kanit Binmas Aipda Yan B. Bonbalan, menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Keberhasilan panen 110 ton jagung ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui instruksi Bapak Kapolda NTT, kami berkomitmen untuk terus mengawal dan mendampingi kelompok tani dari masa tanam hingga panen. Ujarnya.
"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi Desa. Dengan hasil panen yang melimpah ini, kita optimis NTT benar-benar bisa menjadi lumbung jagung nasional". Ujarnya.
Hadir langsung dalam kemeriahan panen ini, Camat Kelimutu Bapak Anselmus C. Ngama, SH., memberikan apresiasi tinggi kepada Polri. Menurutnya, program CPCL (Calon Petani Calon Lahan) ini sangat efektif dalam memberdayakan kelompok tani lokal seperti Kelompok Ngaki Ngowa. Turut mendampingi, Kanit Binmas Polsek Wolowaru Aipda Yan B. Bonbalan mewakili Kapolsek, serta Kapospol Pariwisata Moni Bripka Yohanes K. Woghe.
"Ini bukan sekadar tentang memetik jagung, tapi tentang memetik harapan. Kehadiran Polri di tengah ladang menunjukkan bahwa tugas kepolisian kini melampaui sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan ekonomi warga," ujar salah satu perwakilan kelompok tani di lokasi.
Kegiatan yang berakhir pukul 11.12 Wita ini berlangsung dalam suasana aman, lancar, dan penuh rasa syukur. Dengan keberhasilan ini, Desa Nuamuri kini menjadi salah satu titik penting dalam peta ketahanan pangan di Kabupaten Ende, sekaligus membuktikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat dalam suka maupun duka.
User

