Kembalikan Keceriaan Mereka, Polwan Polres Ende Polda NTT Hibur Anak-Anak Pasca-Gempa Lewat Trauma Healing dan Dongeng Ceria

Kembalikan Keceriaan Mereka, Polwan Polres Ende Polda NTT Hibur Anak-Anak Pasca-Gempa Lewat Trauma Healing dan Dongeng Ceria

TribrataNewsEnde.Com - Senyum dan tawa riang kembali menghiasi wajah puluhan anak-anak di SD Negeri Ende 1, Kelurahan Kota Raja, Jumat (11/9/2026) pagi. Duka dan rasa cemas pasca-bencana gempa bumi yang sempat melanda Pulau Flores seolah sirna saat jajaran Polwan Polres Ende hadir membawa hangatnya keceriaan lewat sesi trauma healing dan dongeng interaktif.

​Sebanyak 191 siswa antusias berkumpul menyambut kehadiran tim trauma healing Polres Ende. Suasana halaman sekolah yang sempat tegang pasca-bencana perlahan berubah menjadi riuh dan penuh kehangatan saat para Polwan Polres Ende mulai mengajak anak-anak bernyanyi, bermain, dan menyimak kisah-kisah inspiratif.

​Kegiatan pendampingan psikologis ini dipimpin oleh tim konselor Polres Ende, Aipda Yumias Markus Lete, S.H., dan Brigpol Novi Asmiyati, bersama jajaran Polwan, Bagian SDM, serta Satlantas Polres Ende. Lewat pendekatan yang humanis dan penuh kasih sayang, para Polwan tak hanya menjadi sosok pelindung, tetapi juga sahabat pendengar bagi anak-anak.

​Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pendampingan mental bagi generasi muda merupakan prioritas utama dalam masa pemulihan pascabencana. Pendampingan psikologis pascabencana menjadi salah satu fokus utama kami, khususnya bagi anak-anak yang rentan mengalami trauma emosional setelah guncangan gempa bumi di wilayah Flores. Ujarnya.

"​Melalui kegiatan trauma healing, permainan edukatif, dan dongeng ceria ini, Polres Ende hadir untuk merangkul serta memulihkan kondisi mental anak-anak kita. Kita ingin mengikis rasa takut dan kepanikan yang sempat mereka rasakan, sehingga keceriaan mereka kembali dan bisa beraktivitas serta belajar dengan normal seperti sedia kala." Ucapnya.

​Kehadiran personel konselor bersama Polwan Polres Ende di lapangan merupakan bukti nyata komitmen Polri untuk selalu ada di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan perlindungan dan rasa nyaman bagi masyarakat pascabencana.

​Kapolres Ende menambahkan Kepanikan dan rasa takut akibat gempa tentu menyisakan trauma mendalam bagi anak-anak. Lewat dongeng ceria dan permainan edukatif ini, kami ingin menyentuh sisi psikologis mereka, mengusir rasa trauma, dan memulihkan kembali semangat belajar mereka. ujar AKBP Yudhi Franata.

​Sesi pembacaan dongeng menjadi momen paling dinanti. Lewat alur cerita yang menarik dan pesan-pesan motivasi, para siswa diajak untuk kembali berani, saling menyayangi, dan menatap masa depan dengan optimistis. Rangkaian kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan ini berakhir pada pukul 10.00 Wita dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.  

Polda NTT Penuh Kasih dari Timur, Menguatkan Indonesia