Polsek Wolowaru Polres Ende Beri Sosialisasi Anti Bullying kepada Siswa SD Inpres Wolowaru 5
TribrataNewsEnde.Com - Guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak, Polsek Wolowaru Polres Ende Polda NTT melalui Unit Binmas menggelar sosialisasi pencegahan bullying (perundungan) dan kekerasan berbasis sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Inpres Wolowaru 5, Kelurahan Bokasape Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, pada Kamis pagi (4/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SD Inpres Wolowaru 5, Hasnah Wati, S.Pd., Ketua Komite Suleman Logho, para guru serta diikuti dengan antusias oleh 80 siswa-siswi dari kelas I hingga kelas V.
Kapolsek Wolowaru Ipda Ubaldus Maku, S.Sos melalui PS. Kanit Binmas Aipda Yan N. Bonbalan yang hadir sebagai narasumber, menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang paling aman bagi anak-anak untuk menimba ilmu dan membentuk karakter, bebas dari segala bentuk intimidasi.
"Anak-anak harus diajarkan sejak dini untuk saling menyayangi, menumbuhkan rasa setia kawan dan menghargai setiap perbedaan. Tidak boleh ada yang merasa lebih hebat lalu mengintimidasi temannya," ujar Aipda Yan di hadapan puluhan siswa.
Dalam materi sosialisasi yang interaktif tersebut, Unit Binmas Polsek Wolowaru menekankan lima poin penting kepada para siswa dan guru:
Zonasi Aman: Memastikan sekolah menjadi lingkungan yang ramah anak.
Solidaritas Tinggi: Membangun rasa setia kawan tanpa memandang perbedaan.
Toleransi: Menghargai keberagaman di lingkungan sekolah.
Karakter Kuat: Menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab sejak dini.
Sadar Hukum: Membentuk sikap patuh terhadap aturan sekolah dan hukum yang berlaku.
Langkah proaktif pihak kepolisian ini mendapat apresiasi hangat dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SD Inpres Wolowaru 5, Ibu Hasnah Wati, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas kepedulian Polsek Wolowaru terhadap masa depan moral generasi muda di wilayah tersebut. Menurutnya, kehadiran polisi di sekolah memberikan dampak psikologis yang sangat positif bagi anak-anak.
Kegiatan berjalan dengan tertib, ceria, dan penuh keakraban, hingga berakhir pada pukul 10.30 Wita dalam situasi yang aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini diharapkan angka kekerasan anak di lingkungan sekolah dapat ditekan sedini mungkin demi mewujudkan generasi emas yang berkarakter dan taat hukum.
User

