Melalui Minggu Kasih, Polres Ende Polda NTT Serap Aspirasi dan Ringankan Beban Warga Mautapaga Pasca Gempa Flores

Melalui Minggu Kasih, Polres Ende Polda NTT Serap Aspirasi dan Ringankan Beban Warga Mautapaga Pasca Gempa Flores

TribrataNewsEnde.Com - Suasana kehangatan dan rasa kekeluargaan menyelimuti Lingkungan Mautapaga Bawah, RT 28/RW 14, Kelurahan Mautapaga Kecamatan Ende Timur Minggu (13/9/2026). Di tengah proses pemulihan pasca bencana Gempa Flores, Kepolisian Resor Ende Polda NTT kembali hadir secara langsung di tengah masyarakat melalui program "Minggu Kasih" sekaligus menyalurkan Bantuan Sosial Polri.

​Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Ende Iptu Antonius Sari Kewuta, mewakili Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.T. Opsla., ini menjadi wadah bagi pihak Polres Ende untuk mendengar, merasakan, dan menyerap secara langsung aspirasi serta keluhan warga yang terdampak situasi pascabencana.

​Dalam suasana dialogis yang inklusif, warga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan dinamika yang dialami selama masa pemulihan. Ibu Grasiana, salah satu warga setempat, menyuarakan harapannya agar bantuan pemulihan pascabencana dari pemerintah pusat dapat terus disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

​Sementara itu, Ketua RT 28, Muhamad Ruslan, mengungkapkan tantangan ekonomi dan pemulihan psikologis warga pesisir. Meskipun dampak fisik pada hunian relatif minim, trauma rasa takut akan gempa susulan masih membayangi. Aktivitas ekonomi warga khususnya para penjual batu kerikil (titi batu) serta para nelayan mengalami penurunan pendapatan akibat berkurangnya pembeli dan ketakutan melaut.

​Menanggapi hal tersebut, Satuan Binmas Polres Ende menyampaikan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia Polres Ende bersama Pemerintah Provinsi NTT terus berkomitmen mengawal masa pemulihan pascabencana. Melalui Program Kasih Polda NTT, Polri melancarkan gerakan kemanusiaan yang mencakup pendampingan psikologis (trauma healing), pengamanan fasilitas publik, layanan kesehatan keliling, hingga penyaluran kebutuhan pokok.

​Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan, mengabaikan informasi bohong (hoax) terkait prediksi bencana yang tidak dapat diverifikasi, serta memanfaatkan sarana Call Center Polri 110 jika memerlukan kehadiran aparat dalam situasi darurat.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla di tempat terpisah mengatakan bahwa melalui program Minggu Kasih dan Program Kasih Polda NTT, Polres Ende hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat Lingkungan Mautapaga Bawah untuk mendengar, merasakan, dan menyerap aspirasi warga secara terbuka. Kami ingin memastikan bahwa jajaran Kepolisian tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga hadir secara humanis untuk meringankan beban warga di masa pemulihan pascabencana ini. Ujarnya.

Penyaluran bantuan sosial Polri yang kami bagikan hari ini merupakan wujud nyata Tali Kasih Bapak Kapolda NTT dan kepedulian jajaran Polres Ende. Jangan dinilai dari besar kecilnya jumlah bantuan, namun lihatlah ini sebagai simbol persaudaraan dan kepedulian kami agar kita semua bisa kembali bangkit. Sambungnya.

​Sebagai wujud kepedulian nyata, kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako dari Kapolres Ende dan Tali Kasih Kapolda NTT kepada Lurah Mautapaga, Venantius Angi, S.E., untuk didistribusikan kepada 30 Kepala Keluarga yang paling membutuhkan di RT 28.

​Rangkaian kegiatan yang berlangsung aman dan penuh kekeluargaan ini menjadi bukti nyata semangat Polda NTT Penuh Kasih dari Timur: hadir menguatkan masyarakat, mengawal pemulihan, menjaga Kamtibmas, dan memulihkan kembali Tanah Flores.

Polda NTT Penuh Kasih dari Timur, Menguatkan Indonesia